Pemilik Media Terjun ke Politik Diimbau Tetap Memberikan Porsi Berita yang Sama

Pemilik Media Terjun ke Politik Diimbau Tetap Memberikan Porsi Berita yang Sama
Muhammad Zulfikar/Tribun Jakarta
Ketua Dewan Pers, Bagir Manan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pers, Bagir Manan mengimbau kepada pengelola pers hendaknya menjaga integritas dan bersikap independen dalam melakukan peliputan pemilihan umum. Menurutnya, pers juga harus menjalan fungsinya sebagai lembaga kontrol sosial secara profesional.

"Pers harus bersikap adil dengan memberi kesempatan yang sama kepada semua peserta Pemilu dan transparan. Pers juga harus tegas menjaga pagar api dengan memisahkan ruang redaksi dan ruang bisnis," kata Bagir di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2014).

Bagir menuturkan, undang-undang memang tidak melarang pemilik media dalam berpolitik. Namun menurutnya, para pemilik media harus tetap memperhatikan kaedah-kaedah jurnalistik.

"Harusnya porsi pemberitaan harus sama, tidak terjadi ketidakseimbangan," tuturnya.

Bagir mencontohkan beberapa media yang pemiliknya ikut dalam berpolitik seperti TV One dan ANTV yang dimiliki oleh calon presiden dari Partai Golkar. Selain itu ada Metro TV yang pemiliknya saat ini menjadi Ketua Umum partai Nasdem.

"Ada juga RCTI, MNC TV, dan Global TV yang pemiliknya sedang berjuang menjadi wakil presiden," tuturnya.

Lebih jauh Bagir mengatakan, pers harus memahami, memperhitungkan dan mencegah risiko buruk yang dapat ditimbulkan oleh pemberitaan yang tidak profesional dan tidak menaati kode etik jurnalistik, serta pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran.



March 18, 2014 at 02:21PM

Leave a Reply