Kenaikan TDL Mei Bakal Ikut Menghantam UMKM
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk konsumsi industri besar pada Mei mendatang, mulai mengundang suara dari kalangan pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim.
Wakil Ketua Kadin Jatim, Muhammad Rizal, mengaku khawatir, kenaikan TDL akan membuat efek bola salju ke kalangan industri menengah dan kecil.
“Dampaknya tidak hanya industri besar yang menanggung, tapi juga ke industri dibawah itu. Kita tahu, selama ini industri menengah dapat bahan baku kebanyakan dari industri besar juga. Kalau harga bahan baku naik, jelas sektor UKM yang menanggung,” kata Rizal, Kamis (17/4/2014).
Rizal sendiri mengkritisi kebijakan ini. Menurutnya, ini adalah salah satu bentuk ketidakberpihakan pemerintah terhadap sektor industri.
Ia mengatakan, listrik yang notabene hajat hidup orang banyak, sepatutnya tidak dijadikan alat pengeruk untung perusahaan negara.
“Kalaupun mau menutup kerugian, mestinya bisa dilakukan dengan cara lain. Misalnya meningkatkan efisiensi energi. Atau, naikan saja PPnBM, sehingga tidak ada dampak ke masyarakat langsung,” ujar pria yang membawahi Bidang UKM di Kadin Jatim ini.
Rizal juga mengatakan, pemerintah mestinya lebih bijak dalam membuat keputusan. Lulusan Teknik Elektro ITS Surabaya ini khawatir, kenaikan TDL pada Mei mendatang, malah membuat sektor industri menjadi kontraproduktif.
“Kenaikan TDL ini bisa saja membuat sejumlah industri, baik besar dan menengah, gulung tikar,” kata Rizal.
April 17, 2014 at 07:19PM