KIPI Maloy Bakal Diresmikan Presiden
Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA -- Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan Presiden akan meresmikan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy, Kaltim. Peresmian KIPI Maloy dilakukan bersamaan dengan peresmian terminal baru Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan.
Awang menjelaskan, Kawasan Industri Maloy semula dibagi menjadi tiga zona yakni KIPI, Batuta Chemical, dan Trans Kalimantan Economiz Zone (TKEZ). "Graound Breakingnya akan dilakukan Presiden. Jadi KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) ini hanya ada tiga di Indonesia yakni di Dumai, Sungai Mangge, dan Maloy," papar Awang.
Diuraikan, KIPI sendiri lebih fokus terhadap industri hilir perkebunan sawit. Batuta Chemical terkonsentrasi pada pembangunan pabrik amonium nitrat berkapasitas 90 ribu ton per tahun. Sedangkan KTEZ mengolah industri hilir batubara.
"Kalau KIPI mengolah downstream dari CPO (Crude Palm Oil) seperti minyak goreng atau margarin. Kemudian Batuta Chemical itu amunium nitrat atau bahan peledak, dan TKEZ lebih ke downstream batubara seperti menjadi pupuk," urai Awang.
Awang menyebut Presiden SBY memberi respon positif terkait upaya pembangunan KEK yang melibatkan sektro swasta tersebut. "Pak Presiden meminta kita berkordinasi dengan Pak Hatta Radjasa. Unsur pemerintah dan swasta juga diminta menjadi satu yakni menjadi Maloy Batuta Tranz Kalimantan Economic Zone (MBTKEZ)," tandas Awang.
April 13, 2014 at 07:54PM