Yoris: Golkar "Klop" dengan Gerindra, Demokrat dan Hanura
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Yoris Raweyai, mengatakan hingga kini partai berlambang beringin tersebut belum menetapkan koalisi dengan partai manapun, pascapemilihan legislatif (Pileg) 9 April lalu.
Kepada wartawan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (13/4/2014), Yoris mengatakan, sebelum pengumuan resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Mei mendatang soal perolehan partai, idealnya setiap partai belum mengambil keputusan. "Sekarang baru komunikasi politik saja, menunggu Mei," katanya.
Sejauh ini, yang sudah menyambangi Partai Golkar adalah calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo alias Jokowi, yang kemarin sudah menemui Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie.
Selain menanti hasil "real count" KPU, Partai Golkar juga menunggu hasil keputusan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Mei mendatang, yang bakal membahas perolehan hasil pileg dan penetapan pendamping Aburizal Bakrie sebagai calon wakil presiden.
Yoris merasa partainya cocok membangun koalisi dengan Partai Gerindra, Partai Demokrat maupun dengan Partai Hanura. Maklum, visi dan misinya mirip. Banyak pula 'orang' Golkar di tiga partai tersebut.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang diusung sebagai calon presiden oleh Gerindra, Prabowo Subianto, sebelumnya adalah kader Partai Golkar. Pun demikian dengan Ketua Umum Partai Hanura yang juga diusung sebagai calon presiden, Wiranto.(Nurmulia Rekso Purnomo)
April 13, 2014 at 07:48PM