Tokoh Jabar Layak Dipertimbangkan Masuk Kabinet
TRIBUNNEWS.COM.JAKARTA - Jawa Barat dalam kacamata politik merupakan wilayah yang memiliki jumlah suara pemilih terbesar di Indonesia. Dalam Pilpres kemarin, setidaknya Jabar menyumbang 23 juta suara lebih.
Melihat latar belakang tersebut menurut kordinator Jabar Koalisi Rispurwa dalam siaran persnya yang diterima Tribunnews.com, Senin (4/8/2014) tentunya perlu dipertimbangkan keterwakilan masyarakat Jawa Barat ikut serta aktif membangun Indonesia. Dalam konteks ini, dengan dirangkul sebagai kabinet di pemerintahan baru. Tentunya bukan karena politik dagang sapi, tetapi keterwakilan wilayah merupakan simbol bineka tunggal ika.
Ada sejumlah tokoh di Jabar yang memiliki integritas yang kuat, antikorupsi, profesionalisme, bahkan sudah teruji dalam hal kepemimpinan. Karena itu ada baiknya presiden dan wakil presiden yang baru dapat mempertimbangkan tokoh Jabar ini masuk dalam cabinet, agar ikut aktif membangun Indonesia
Dari kacamata kami Koalisi Masyarakat Jabar ada sejumlah tokoh di Jabar yang kiranya dapat dipertimbangkan untuk masuk dalam jajaran cabinet pemerintahan baru nanti.
Adapun tokoh-tokoh asli Jabar tersebut antaralaian
1. 1. Ganjar Kurnia (Rektor Unpad)
2. 2. Teten Masduki (Pegiat Antikorupsi)
3. 3. Ahmad Heryawan (Gubernur Jabar)
4. 4. Rieke Diah Pitaloka (Politisi)
5. 5. Agus Gumiwang Kartasasmita (Politisi)
6. 6. Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung)
7. 7. Ade Sudrajat (Pengusaha)
8. 8. Eka Santosa (Politisi)
9. 9. Dede Mariana (Dosen Fisip Unpad)
10. 10. Ina Primiana (Dosen Ekonomi Unpad)
August 04, 2014 at 07:19AM