Usai Lebaran, Wisma Dolly Secara Diam-diam Tawarkan PSK

Usai Lebaran, Wisma Dolly Secara Diam-diam Tawarkan PSK
surya/habibur rohman
Para pekerja seks di Gang Dolly kembali menjajakan dirinya, Kamis (19/6/2014) malam, sehari setelah deklarasi penutupan, Rabu (18/6/2014) malam.

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Deklarasi penutupan lokalisasi Dolly-Jarak 18 Juni lalu sepertinya tidak dihiraukan oleh sebagian wisma di Dolly. Hari pertama usai libur panjang lebaran, beberapa pria di depan wisma Dolly masih menawarkan Pekerja Seks Komersial (PSK).

Senin (4/8/214) malam sekitar pukul 21.00 WIB, gang Dolly memang tidak seperti biasanya. Tidak ada gemerlap lampu maupun musik yang keluar dari wisma-wisma yang menjajakan PSK. Namun beberapa pria terpantau masih ada di depan beberapa wisma yang tutup itu dan diam-diam menawari setiap pria yang melintas.

"Mas, masih ada, silakan masuk" kata seorang pria dengan nada pelan kepada Kompas.com saat melintas di gang Dolly.

Beberapa panti pijat juga terpantau masih beroperasi, namun tak banyak pengunjung yang terlihat. Para pemijatnya terlihat bergerombol dan duduk di depan panti pijat. Padahal, Pemkot Surabaya mengatakan, usai lebaran, sudah tidak ada lagi aktivitas prostitusi dan hiburan malam di daerah Dolly-Jarak.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto, sebelumnya mengatakan, usai lebaran, program alih fungsi Dolly dan Jarak menjadi lokasi pemukiman murni dan sentra ekonomi efektif berjalan.

Intensitas razia dengan melibatkan aparat gabungan polisi, Satpol PP, Linmas, dan Garnisun kata dia, akan ditingkatkan usai lebaran untuk mendukung kebijakan Pemkot Surabaya tersebut. (Achmad Faizal)



August 05, 2014 at 03:30AM

Leave a Reply