Bau Pesing Menyebar di Terminal Mojokerto

Bau Pesing Menyebar di Terminal Mojokerto
Toilet 

TRIBUNNEWS.COM,MOJOKERTO - Bau pesing kini menyeruak di hampir setiap sudut Terminal Kertajaya Mojokerto.

Terminal yang konon mendapat sejumlah penghargaan dan bantuan dari pusat ini menjadi tak nyaman.

Bau pesing dengan mudah menusuk hidung saat pengunjung mulai memasuki areal terminal di bawah Dishub Kota Mojokerto ini.

Bau pesing sudah langsung menyapa saat berada di pintu masuk sisi utara terminal.

"Baunya pesing sampai terasa di pintu masuk terminal. Jadi tak nyaman saja. Setiap hari saya melintasi pintu masuk untuk ke Surabaya," ucap salah satu calon penumpang yang berjalan dari tempat parkir motor menuju areal dalam terminal, Rabu (29/10/2014).

Diduga, bau pesing itu bersumber dari balik pagar, tembok, dan gapura pintu masuk terminal.

Tempat ini seperti menjadi tempat favorit membuang air kecil. Tidak saja tukang becak yang kerap kencing di tempat itu, tapi juga pengujung terminal yang kuga melakukan hal yang sama.

Menurut pengunjung, fasilitas toilet di terminal tersebut memang seolah tersembunyi dan kurang ideal.

Perlu berjalan agak jauh untuk sampai lokasi toilet. Ini yang membuat pengunjung dan para tukang becak dan tukang ojek memanfaatkan cepitan (mojok) untuk buang air kecil.

Tidak saja membuat tak nyaman dan mengganggu. Namun bau pesing itu membuat jengkel pengunjung.

Belum lagi bebas masuknya becak hingga di mulut tempat pemberangkatan dan pemberhentian bus.

Padahal, terminal kelas B ini menjadi satu-satunya terminal yang mendapat bantuan dari Kementerian Perhubungan senilai Rp 2,5 miliar.

Terminal ini juga berkontribusi menjadikan Kota Mojokerto meraih penghargaan di bidang lalu lintas, Wahana Tata Nugraha (WTN).(Faiq nuraini)



October 29, 2014 at 08:33AM

Leave a Reply