3 Investor Makassar Siap 'Keroyok' CPI

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Sejumlah pengusaha Sulsel mendukung penyelesaian mega proyek Center Point of Indonesia (CPI) di semenanjung barat Pantai Losari, Makassar.

Passokkorang Group sudah siap investasi Rp 400 Miliar. Idris Manggabarani, pemilik IMB Group usulkan 10 pengusaha lokasl bentuk konsorsium dengan investasi minimal Rp 300 M.

CEO Bosowa Corporation Erwin Aksa bahkan sudah membuat desain baru CPI yang dalam waktu dekat diusulkan ke Gubernur Syahrul Yasin Limpo.

Usulan tiga pengusaha kelahiran Makassar dengan aset usaha diatas Rp 1 Triliun ini,sebagai respon cepat atas keinginan Gubernur yang membuka peluang partisipasi investor lokal menggarap megaproyek di lahan ocean view, Selat Makassar ini.

Secara terpisah, DPRD Provinsi mengingatkan pemprov untuk berhati-hati dengan kebijakan 'buka keran' ini.
Ketua Fraksi Demokrat Selle KS Dalle, bahkan curiga dengan inisiatif baru eksekutif ini.

Di DPRD ada 10 fraksi. Inisiatif eksekutif ini belum dibahas resmi di DPRD. Golkar, sebagai peraih kursi mayoritas memberi isyarat  dukungan.

Pekan lalu, paripurna DPRD Sulsel menolak tambahan usalan anggaran Rp 30 M untuk infrastruktur CPI. Namun, di APBD 2015 ini, DPRD menyetujui dana tambahan Rp 60 M.

DPRD setuju menerima usulan dana tambahan jika ada nomenklatur bahwa pemerintah pusat siap mendanai CPI.
Hanya saja, dari Jakarta, sekretariat negara dan Kementerian Infrastruktur juga tak kunjung mengusulkan alokasi dana pembangunan Wisma Negara di CPI ke Senayan.

Bahkan, pengusaha yang memiliki perusahaan papan atas maupun level nasional ini siap menggelontorkan investasi untuk menyelesaikan proyek yang digagas sejak bertahun-tahun lalu tersebut.

Kesiapan tersebut disampaikan pemilik Clarion Group Wilianto Tanta, CEO Bosowa Corporindo Erwin Aksa, serta pemilik sekaligus pendiri IMB Group Andi Idris Manggabarani.

"Banyak pengusaha di Sulsel bisa kerjasama. Ada Kalla Group, Bosowa Group, Galesong Group. Tosan Group juga sudah memperlihatkan bukti membangun Karebosi menjadi ikon Makassar sekaligus dirasakan manfaatnya bagi masyarakat," kata Willianto kepada Tribun, Minggu (4/1).



January 05, 2015 at 02:32AM

Leave a Reply