Senin Pagi, Pencarian BlackBox Dilakukan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Upaya pencarian dan penyelamatan hari kedelapan misi, daerah operasi pencarian diperluas ke bagian timur Laut Jawa menyusul perkiraan saat ini di bawah air.
Rilis Indonesia AirAsia menyebutkan lebih dari 80 penyelam laut dalam telah dikerahkan untuk mendapatkan data visual pada dua benda besar - diduga menjadi bagian dari pesawat pesawat - yang ditangkap oleh perangkat sonar kemarin serta blackbox pesawat.
Basarnas telah membawa empat puing-puing seperti jendela pintu darurat, bagasi, kursi penumpang dan survival kit, yang diyakini berasal dari pesawat. Sisa-sisa diangkut ke Surabaya malam ini untuk identifikasi.
Sementara di Surabaya, The Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia (POLRI DVI) telah mengidentifikasi tiga sisa QZ 8501 tamu sebagai Wismoyo Ari Prambudi (laki-laki), Jie Stevie Gunawan (perempuan), dan Juanita Limantara (perempuan).
Sunu Widyatmoko, Chief Executive Officer Indonesia AirAsia menyerahkan tiga yang masih keluarga masing-masing sore ini.
Sampai saat ini, Basarnas dipastikan telah pulih 34 sisa-sisa, yang sembilan sisa-sisa telah diidentifikasi oleh Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia (POLRI DVI) dengan 25 buany tetap menunggu identifikasi.
Sementara sebanyak tujuh ahli DVI dari Singapura juga telah tiba hari ini untuk mendukung proses identifikasi. Sejumlah ahli DVI dari Korea Selatan dan Australia juga akan mendukung DVI Polri untuk mengidentifikasi para korban besok.
Sementara upaya pencarian besok dengan gelombang diperkirakan berada di 2-2,5 meter. "Prioritas pencarian sekarang menyelam laut dalam di daerah di mana tubuh pesawat dikatakan berada. Basarnas juga menegaskan bahwa misi akan didukung oleh China yang akan berfokus pada pencarian blackbox," demikian pernyataan AIrAsia.
January 05, 2015 at 12:32AM