JK Sebut Jokowi Sebagai Takdir

JK Sebut Jokowi Sebagai Takdir
Tribunnews/Herudin
Wakil Presiden ke-10 RI, Jusuf Kalla 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menganggap kesediaan Gubernur DKI Jakarta, Joko "Jokowi" Widodo sebagai calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), bukan lah sebagai pengkhianatan.

Dalam Dialog Politik Nasional, "Menyongsong Perubahan Kekuasaan Pada Pemilu 2014," di kantor PP Muhamadyah, Menteng, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2014), mengatakan Jokowi itu bagian dari takdir tuhan.

"Dia (Jokowi) sama sekali tidak berkhianat, menjelaskannya seperti ini, Jokowi susah dijelaskan, kita percaya rukun iman kan ? rukun iman yang ke enam itu takdir," katanya.

Namun demikian soal meningkatnya elektabilitas PDIP partai yang mengusung Jokowi, Jusuf Kalla punya teori sendiri. Menurutnya Partai Demokrat pada periode ke dua presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY), kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah cenderung menurun.

"Waktu (pemilu) 2009 kepercayaan masyarakat meninggi, walau pun ada jasa saya disana. Tapi 2014 ini (kepercayaan masyarakat) menurun, sudah hukumnya partai oposisi elektabilitasnya naik," ujarnya.

JK mengatakan dalam kondisi kepercayaan pemerintah yang terpuruk, maka tanpa berbuat banyak pun elektabilitas PDIP akan naik. Dalam pemerintahan SBY, partai yang menjadi oposisi adalah PDIP.

"Sama seperti pingpong, kalau kita masuk nilai buat kita, kalau kita salah nilai buat lawan," tandasnya.



April 02, 2014 at 05:36PM

Leave a Reply