Prabowo Sebut Ada Budaya Politik Baru di Indonesia

Prabowo Sebut Ada Budaya Politik Baru di Indonesia
Tribunnews/Dany Permana
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto berorasi saat menghadiri kampanye Partai Gerindra di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (23/3/2014). Partai Gerindra sendiri dari jauh hari telah menetapkan Prabowo Subianto sebagai calon presidennya dalam Pemilu 2014 ini. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengaku khawatir dengan berbagai permasalahan di Indonesia. Bahkan menurutnya, permasalahan itu telah membuat gaya politik baru di Indonesia.

"Ada budaya politik baru saat ini. Bohong tidak apa-apa yang penting santun, mencuri tidak apa-apa yang penting santun. Korupsi atau menjual negara tidak apa-apa yang penting santun," kata Prabowo di Hotel Kartika Candra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2014).

Prabowo menuturkan, akibat budaya politik baru itu mengakibatkan Indonesia menjadi negara yang lemah. Bahkan, kemiskinan masih terus menyelimuti kehidupan masyarakat.

"Sekarang bangsa kita tidak menjadi bangsa produktif, semua harus impor. Masyarakat bukan tambah kaya dan kuat, tapi tambah miskin," tuturnya.

Lebih jauh Prabowo mengatakan, dirinya menyayangkan saat dirinya mengatakan fenomena yang terjadi di Indonesia justru dibilang sadis. Menurutnya, dia sedari kecil diajarkan untuk berkata jujur dan benar.

"Saya diajarkan katakan benar memang benar, katakan salah jika salah," tegasnya.



April 02, 2014 at 04:08PM

Leave a Reply