Hendropriyono Minta Dukungan LDII ke Jokowi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono yang juga tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengunjungi kantor pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Jalan Tentara Pelajar 28, Patal Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2014).
Datang sekitar pukul 16.15 WIB ia disambut oleh Ketua LDII Prasetyo Sunaryo, Azhar Budiman, dan Wakil Sekretaris Umum Hasyim Nasution. Hendriyono terang-terangan meminta dukungan LDII untuk Jokowi-Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden 2014.
"Saya ini mendukung orang yang pantas jadi presiden," kata Hendro kepada para pimpinan LDII. "Orang di generasi saya, setua saya sudah enggak usah jadi presiden saja," tambahnya.
"Kalau orang yang seusia saya maju, itu berarti telat mikir," kata dia. Kata dia, orang di usianya harusnya menjadi tokoh yang menasehati mereka yang lebih muda. "Alhamdulillah di rumah saya ada cermin, jadi biar tahu kalau enggak pantes maju."
Saat ditanya Prasetyo Sunaryo ihwal Jusuf Kalla yang juga ikut maju, Hendro punya jawaban tersendiri. Katanya, Jusuf Kalla adalah tokoh senior yang wajib mengiringi kepemimpinan. "Apalagi Jokowi kan orang baru."
Lebih lanjut AM Hendropriyono menganggap seseorang yang mencalonkan diri menjadi presiden ketika orang itu seusia dengan dia sebagai orang yang telat berpikir.
"Yang setua saya dan kawan-kawan itu orang kemarin, kalau sekarang mau maju (menjadi capres) itu namanya telat mikir, telmi. Alhamdulillah di rumah saya banyak cermin (untuk berkaca)," ujar Hendropriyono.
Hendropriyono mengaku mendukung orang yang pantas menjadi presiden dengan tidak ingin mendukung generasi kemarin, sehingga memutuskan mendukung Joko Widodo.
"Kalau Jusuf Kalla itu posisinya kan mengiringi, karena ini (Jokowi) kan orang baru. Yang jelas tekadnya sudah jelas," kata dia
- Live Report: Jokowi-Kalla Puluhan pendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla melakukan aksi flash mob dengan menggunakan light stick.
- Live Report: Prabowo-Hatta Calon wakil presiden Hatta Rajasa tiba di Hotel Bidakara untuk menghadiri acara Deklarasi Damai Pilpres 2014.
- Live Report: Pilpres Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan keputusan Dewan Pimpinan Pusat PKB mengusung Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla sebagai pasangan capres-cawapres adalah keputusan organisasi.
June 04, 2014 at 07:23AM