Jokowi Bicara Stop Impor Pangan di Pasar Nganjuk

Jokowi Bicara Stop Impor Pangan di Pasar Nganjuk
TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
SALAM DUA JARI - Calon Presiden nomer urut dua Joko Widodo yang Akrab dipanggil Jokowi menyapa para simpatisan dengan salam dua jari yang merupakan ciri khas dukungan terhadap Jokowi saat kampanye di bawah jembatan Ampera,Rabu (25/6/2014). Pada orasinya Jokowi meminta kepada tim pemenangan, pendukung dan simpatisannya menepis isu kampanye hitam yang menyerang dirinya dan wakilnya Jusuf Kalla (JK) menjelang pencoblosan Pemilu Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO 

TRIBUNNEWS.COM, NGANJUK - Calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo dalam perjalanannya menuju Jombang, menyempatkan diri menyambangi Pasar Bawang Merah Sukomoro di Nganjuk, Jawa Timur.

Pria yang akrab disapa Jokowi ini menghentikan kendaraannya, kemudian masuk ke Pasar Bawang Merah Sukomoro sekitar pukul 12.15 WIB, Sabtu (28/6/2014).

Di Pasar Bawang Merah, pria yang telah nonaktif dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta ini berbicara mengenai wacana penghentian impor pangan.

"Impor bawang merah dan impor beras itu harus dihentikan," ujar Jokowi

Pria berperawakan kurus itu meyakini para petani Indonesia mampu mandiri tanpa harus mengandalkan impor, asal Pemerintah Pusat memberikan subsidi kepada para petani.

Jokowi juga menilai impor pangan yang telah berlangsung ini sangat merugikan kesejahteraan petani. Sebab, negara lain yang diuntungkan dari impor pangan itu.

"Petani kita bisa hidup sendiri asal diberi pemerintah, diberi subsiodi pemerintah. Kok impar-impor impar-impor, yang dapat negara lain itu. Kita dapat apa coba?" ucap Jokowi.

Selain itu, mantan Walikota Solo ini mengatakan seharusnya Indonesia menjadi negara produsen pangan, bukan konsumen. Patut disayangkan Indonesia dengan potensinya justru menjadi negara yang bergantung dengan negara lain soal pangan.

"Kita tidak mau jadi ngara yang hanya konsumsi, tapi kita ingin jadi negara produsen. Entah beras, sayur, buah, jangan sampai impor. Tanah kita masih luas," kata Jokowi.



June 28, 2014 at 01:21PM

Leave a Reply