Pasca Dukung Jokowi - Jusuf Kalla Ruhut Sitompul Mengaku Di- SMS SBY

Pasca Dukung Jokowi - Jusuf Kalla Ruhut Sitompul Mengaku Di- SMS SBY
Warta Kota/henry Lopulalan/henry lopulalan
Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ruhut Sitompul mengaku mendapatkan pesan singkat dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pasca menyatakan sikap mendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Kendati demikian, politikus Partai Demokrat ini membantah, jika pesan singkat berisi teguran SBY.

Saat dijumpai di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Ruhut menjelaskan, jika SBY meminta penjelasan alasan dirinya mendukung Jokowi-JK. Ia mengatakan, semboyan 'Indonesia Hebat' yang menjadi tagline Jokowi-JK menjadi alasannya mendukung pasangan itu.

"Pak SBY bertanya kenapa Ruhut disana. Saya bilang kalau di sini Indonesia Hebat sedangkan di sana Indonesia Bangkit (tagline Prabowo-Hatta). Enggak salah bapak apa tidur terus selama ini? Kurang apa Indonesia dipimpin bapak," kata Ruhut saat menjawab pesan singkat SBY, Sabtu (27/6/2014).

Selain itu, Ruhut membantah, kabar bahwa SBY akan memecat dirinya. Bahkan, SBY, kata Ruhut, melalui Sekjen DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhyono, meminta agar dirinya tidak perlu terpancing dengan pernyataan kader Demokrat lain.

"Kemarin Pak SBY melalui Mas Ibas telepon, bang silahkan (kalau mau dukung Jokowi-JK), enggak usah terpancing dengan mereka-mereka yang galau-galau itu," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Marzukie Ali mengatakan, SBY telah mengirimkan pesan singkat berisi teguran keras atas sikap Ruhut.

Pesan tersebut, kata Marzukie, dikirimkan kepada Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan dan Pimpinan Fraksi Partai Demokrat di DPR RI Nurhayati Assegaf.

"Atas dasar itu, Nurhayati mengadukan ke Komisi Pengawasan," kata Marzukie saat berbincang dengan wartawan usai menemani wakil presiden Hatta Rajasa kampanye terbuka di Jawa Timur, Kamis (26/6/2014).



June 28, 2014 at 12:20PM

Leave a Reply