Empat Warga Terluka Masih Dirawat Intensif
Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Empat warga yang mengalami luka bakar akibat rembesan solar dari pipa minyak Pertamina di Mandalawangi, Sukasari, Subang, Jawa Barat, Kamis (28/8/2014), masih dalam perawatan intensif.
Informasi ini sekaligus membantah bertambahnya korban meninggal akibat kebakaran di sepanjang aliran sungai batang yang terkontaminasi minyak.
"Saya baru saja menelpon kepala dusun yang diutus ikut menemani korban yang dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Menurut laporan semuanya masih dalam perawatan, tidak ada yang meninggal," ujar Kepala Desa Mandalawangi, Akyas Lesmana, Jumat (29/8/2014).
Akyas mengatakan sebelum dilarikan ke RSPP Jakarta, ke empat korban yang mengalami luka bakar tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit PMC, Pamanukan, kemudian dirujuk Rumah Sakit Bhakti Husada, Purwakarta. Agar perawatan maksimal akhirnya ke empat korban tersebut dilarikan ke RSPP Jakarta.
"Tadinya setelah dari Bhakti Husada Purwakarta mau dirujuk ke rumah sakit di Cirebon namun karena keluarga merasa keberatan karena jarak yang jauh, maka untuk penanganan yang lebih baik akhirnya dirujuk ke RSPP, Jakarta," jelasnya.
Hal senada diungkapkan Assistant Manager External Relation Marketing Operation Region 3 Pertamina Milla Suciyani. Milla mengatakan peralatan yang kurang memadai membuat ke empat korban dirujuk ke RSPP.
"Agar mendapatkan penanganan yang lebih baik kami bawa ke RSPP, semua biaya kami yang tanggung," ujar Milla.
Sebelumnya illa mengatakan bocornya pipa minyak yang menyebabkan terbakarnya sejumlah bangunan yang dekat dengan jalur pipa diduga akibat aksi pencurian minyak.
"Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, dilaporkan bahwa ditemukan bekas galian tanah tepat di bawah pipa yang bocor dan juga peralatan untuk melubangi pipa (tapping). Dengan fakta tersebut maka patut diduga adanya upaya pihak yang tidak bertanggungjawa untuk melakukan pencurian BBM jenis solar yang sedang dialirkan pada jalur tersebut," ujar Milla.
Empat warga yang kritis dan dirawat di RSPP Pertamina Jakarta:
1. Sri Diningsih (48)
2. Muhamad Rudin (15)
3. Arul (9)
4. Asim (45)
Tiga korban meninggal:
1. Syamsudin (52)
2. Ismail (8)
3. Jakaria (7)
August 29, 2014 at 11:48AM