Hasil Imbang dengan Pelita Bandung Raya Fatal Persija
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Persija Jakarta tergusur dari posisi empat besar klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2014. Kemerosotan ini terjadi akibat kegagalan meraih dua kemenangan di laga kandang.
Ya, Macan Kemayoran menyia-nyiakan kesempatan meraup kemenangan "wajib" di dua laga kandangnya. Itu terjadi saat menjamu Persib Bandung (10/8/2014) dan Pelita Bandung Raya (14/8/2014).
Ismed Sofyan hanya mampu bermain imbang dari kedua tim asal Bandung itu. Yakni, tanpa gol lawan Persib dan berakhir 1-1 dengan PBR. Hasil imbang lawan Maung Bandung dapat ditolerir. Sebab, tim Ibukota tampil dengan motivasi berlipat dan sukses mendominasi pertandingan. Sayang, peluang yang didapat tidak mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Persija kembali gagal menang di kandang setelah diganjal PBR. Mantan ikon Persija, Bambang Pamungkas, pun seakan menjadi mimpi buruk bagi publik Jakarta dengan torehan gol semata wayangnya. Hasil seri dari PBR ternyata berakibat fatal, apalagi setelah lawatan ke Semen Padang pun berujung seri. Tim berjulukan The Boys Are Back justru menggulingkan singasana nyaman Persija di posisi empat besar.
PBR kini bertengger di posisi empat klasemen sementara dengan nilai 32 dari 19 laga. Sementara Persija berada satu peringkat di bawahnya dengan 31 poin dalam jumlah pertandingan yang sama.
Asisten Pelatih Persija Blitz Tarigan ikut menyesalkan kegagalan di dua laga kandang. Namun, ia tidak mau larut dalam penyesalan usang. "Tidak ada gunanya kita menoleh ke belakang. Kita hadapi saja pertandingan terakhir seperti laga final. Dan, tentu kami harus menang. Itu tanggung jawab bersama untuk tim dan suporter," kata Blitz.
"Meskipun kecil, tapi kita masih punya peluang. Yang penting, fokus terhadap pertandingan sendiri dan berharap tim pesaing (PBR)
tergelincir," ujar mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu.
September 03, 2014 at 12:35PM