Inspeksi Kapal Perang Sebelum Sertijab KSAL

Inspeksi Kapal Perang Sebelum Sertijab KSAL
Puspen TNI/Puspen TNI

        
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA -- Menjelang serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dari Laksamana TNI Dr. Marsetio kepada penggantinya Laksamana Madya TNI Ade Supandi, S.E, ke dua pejabat tersebut menginspeksi kapal-kapal perang (admiral inspection) yang tengah sandar di Markas Koarmatim Ujung, Surabaya, Senin (5/1).
          
Admiral Inspekction merupakan salah satu tradisi di lingkungan TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan guna memeriksa kesiapan unsur-unsur TNI AL untuk yang terakhir kalinya, sebelum tongkat estafet kepemimpinan diserahterimakan. Tradisi ini digelar menjelang pergantian jabatan Kepala Staf Angkatan Laut maupun pada saat pergantian Panglima Komando Armada RI Kawasan. Kegiatan tersebut, selain sebagai ajang salam perpisahan dengan para prajuritnya, juga merupakan kesempatan untuk memperkenalkan pemimpin yang baru.
          
Dalam inspeksi laut tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Marsetio didampingi calon penggantinya Laksamana Madya TNI Ade Supandi, S.E dengan menggunakan KAL Yudistira yang dikomandani oleh Lettu Laut (P) Alan Giranda. Dibelakang KAL Yudistira, dikawal dua kendaraan tempur air “Sea Rider” dari Satuan Komando Pasukan Katak Koarmatim.

Kapal tersebut berlayar dimulai dari Dermaga A kolam Koarmatim, menuju ke arah Selatan, tengah bersandar kapal-kapal Satuan Kapal Cepat, Satuan Kapal Amfibi, Satuan Kapal Patroli, Satuan Kapal Bantu, Satuan Kapal Selam dan Satuan Kapal Eskorta. Selanjutnya kapal bergerak keluar menuju Selat Madura untuk menginspeksi KRI yang sedang sandar di Dermaga Madura, Dermaga Semampir maupun yang lego jangkar.
          
Gelar unsur yang turut dalam inspeksi laut kali ini melibatkan sekitar 4000 prajurit anggota kapal perang dari berbagai tipe dan jenis yang tengah berada di Pangkalan Koarmatim. Pada saat KAL Yudistira yang ditumpangi Kepala Staf Angkatan Laut dan penggantinya melewati setiap kapal perang, terdengar bunyi pluit diiringi dengan penghormatan lambung oleh para prajurit dengan berbaris di reling kapal sambil serentak meneriakkan “Jalesveva Jayamahe” secara berulang-ulang.
          
Setelah melaksanakan inspeksi laut, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Marsetio menyampaikan amanatnya yang dipancarkan melalui radio telekomunikasi dan diterima oleh seluruh KRI dan Pangkalan TNI Angkatan Laut di segenap penjuru NKRI maupun internasional.
          
Dalam amanatnya Kasal merasa bangga dan terharu seraya memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan YME. “Saya menyaksikan bagaimana prajurit-prajurit TNI Angkatan Laut sebagai benteng pertahanan pengawal samudera nusantara, benar-benar siap siaga, tegar dan dapat diandalkan. Semua itu mencerminkan keberhasilan saudara dalam mengemban dan melaksanakan tugas dan tanggung Jawab dengan baik. Pada kesempatan ini,  saya sampaikan penghargaan yang tinggi atas segala karya nyata dan pengabdian yang tulus dan ikhlas dalam menjalankan amanah bangsa dan negara,”kata Marsetio.
          
Dikatakan Kasal, bahwa tugas dan pengabdian mulia ini akan terus berlanjut, ke depan tugas-tugas yang lain telah menunggu bukanlah semakin ringan dan mudah, akan tetapi justru semakin kompleks dan berat, terlebih dengan visi pemerintah yang ingin mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
          
“Saya berharap kepada prajurit TNI Angkatan Laut dimanapun bertugas dan dalam kondisi apapun, saudara-saudara tetap mengedepankan sikap profesional dengan didukung moralitas yang tinggi,” tegasnya.



January 06, 2015 at 05:02AM

Leave a Reply