Jakariyanto Nekat Buka Etalase dan Membawa Lari Perhiasan Emas

Jakariyanto Nekat Buka Etalase dan Membawa Lari Perhiasan Emas
Ilustrasi pencurian di toko emas


 

 

 TRIBUNNEWS.COM.LAHAT -- Aksi pencurian di Toko Naga Mas milik Eliana, membuat heboh pusat Kota Lahat, Rabu (28/5/2014) siang kemarin. Jakariyanto (48) nekat membuka etalase, dan membawa lari segenggang perhiasan emas. Namun aksinya diketahui pemilik toko sehingga ia sempat dihajar massa hingga babak belur. Pelaku lalu diamankan anggota Polres Lahat, yang melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian.

 Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di Toko Naga Mas di Jl Mayor Ruslan I Kota Lahat. Awalnya Elian (69) pemilik toko sedang melayani pelanggan, yang hendak membeli perhiasan emas. Ia pun menunjukan beberapa koleksi miliknya, yang dianggap sesuai keinginan dan selera sang pembeli.

 Saat sedang asyik menawarkan perhiasan, tiba-tiba ia mendengar suara etalase seperti baru saja dibuka. Sontak terkejut dan mengamati di sekeliling, dan mendapati seorang pria mengambil perhiasan emas di dalam etalase. Pelaku yang diketahui bernama Jakariyanto kemudian langsung pergi melarikan diri, dan hendak menyeberang ke seberang jalan.

 Eliana sontak langsung berteriak meminta pertolongan warga, agar seger mengejar pelaku. Sontak saja puluhan warga dan pengendara yang mendengar teriakan korban terkejut, dan beramai-ramai mengejar pelaku. Bahkan polisi yang juga sedang melakukan patroli juga ikut mengejar pelaku, yang hendak masuk ke Pasar Lematang.

Tak berapa lama Jakariyanto berhasil ditangkap, dan sempat dihajar massa hingga babak belur. Namun polisi berusaha melindungi pelaku, karena khawatir warga semakin beringas. Ia lalu dibawa ke Mapolres Lahat, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pria itu mengambil empat untai gelang, seberat sekitar 10 gram," ujar Eliana, saat melapor ke Mapoles Lahat.

 Menurut pengakuan Jakariayanto, ia memang merencanakan pencurian di toko emas. Sebab pria asal Desa Lawang Agung Kecamatan Muara Payang Kabupaten Lahat ini sedang butuh uang, untuk biaya sekolah sang anak. Ia memutuskan memilih jalan pintas, karena tidak ada pekerjaan yang menghasilkan untuk memperoleh uang.

 Pria yang pernah masuk bui karena kasus narkoba ini membantah bila ada rekan lain ikut membantu saat mencuri. Saat beraksi ia sendirian, itu pun hanya modal nekat saja. Apesnya diketahui pemilik toko, hingga diteriaki maling dan dikejar massa.

 "Saya baru kali ini mencuri, sebelumnya tidak pernah," tegas Jakarianto yang tubuhnya dipenuhi tato.

 Kapolres Lahat AKBP Budi Suryanto melalui Kasat Reskrim AKP Hidayat Amin menjelaskan, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian. Hinga ini anggotanya masih melakukan pengembangan, terkait penangkapan Jakarianto. Pelaku diduga ikut terlibat pada tindak kejahatan yang lain, yang terjadi di Kota Lahat. (iko)



May 29, 2014 at 07:51AM

Leave a Reply