Kota Solo Siapkan 51 Ruang Pojok ASI di Setiap Kelurahan
Laporan Wartawan Tribun Jateng / Galih Priatmojo
TRIBUNNEWS.COM, SOLO- Kota Solo mentargetkan pada 2015 mendatang menjadi Kota Layak Anak (KLA). Untuk mencapai target tersebut pemkot terus berbenah membangun puluhan fasilitas yang menjadi syarat menyandang label KLA, salah satunya dengan penyediaan ruang pojok asi. Setidaknya ada 51 ruang pojok asi yang disediakan di tiap kelurahan.
Ruang pojok asi berukuran sekitar 2x4 meter dengan anggaran Rp 7,5 juta lengkap dengan fasilitas yang ada di dalamnya. Meskipun ruang pojok asi sudah tersedia di kantor layanan masyarakat milik pemerintah, belum semuanya dimanfaatkan oleh warga.
Pantauan Tribun Jateng di kelurahan Jebres, tidak tampak tanda yang menunjukkan bahwa ada ruang pojok asi. Ruang tersebut baru diketahui setelah salah seorang petugas menunjukkan posisi ruangnya.
Supriatmi (35) salah seorang warga Jebres mengungkapkan keberadaan ruang pojok asi yang tersedia di kelurahan dan kecamatan masih jarang digunakan. Karena ruang pojok asi tidak dipasang papan petunjuknya dan ruangan itu kurang representatif.
"Saya lihat masih jarang, di kelurahan Jebres malah belum ada papan petunjuknya. Jadi bagi ibu yang mau menyusui ngga tau lokasinya," ujarnya, Rabu (28/5/2014).
Sekretaris Kelurahan Jebres, Parjiman mengatakan belum tersedianya papan penunjuk ruang pojok asi lantaran ruang tersebut masih dibenahi. Dirinya pun menyebut untuk fasilitas yang disediakan sebenarnya sudah ada tetapi masih belum ditempatkan pada posisinya yang sesuai.
"Ini kebetulan masih dibenahi jadi belum bisa kami buka ruangnya. Di dalam masih berantakan. Tapi yang jelas sudah ada sofa, kipas angin, handuk serta bantal untuk menegadahkan bayi saat diberikan asi," ungkapnya.
Parjiman mengatakan ruang pojok asi tersebut dibangun serentak di seluruh kelurahan pada 2013 lalu. Dirinya menyebut untuk membuat ruang dengan luas 2x4 meter itu dibutuhkan biaya sebesar Rp 7,5 juta lengkap dengan fasilitas yang ada di dalamnya. (*)
May 29, 2014 at 08:10AM