Survei Ungkap Orang Indonesia Rajin Googling Cari Properti

Survei Ungkap Orang Indonesia Rajin Googling Cari Properti
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Sejumlah pengembang memamerkan produk bangunannya seperti apartemen dan perumahan di acara pameran properti Real Estat Indonesia (REI) Expo 2014 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2014). Pameran pengembang perumahan yang diselenggarakan atas kerjasama REI dan BNI yang digelar ke empat kalinya tersebut akan berlangsung dari 10-18 Mei mendatang. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Hampir 100 persen masyarakat Indonesia lebih memilih berinvestasi pada properti dibandingkan hanya menyewa. Demikian penelitian yang dirilis oleh portal properti Lamudi.

Sekitar 92 persen pencari rumah lebih memilih membeli, sementara 8 persen  yang tidak menginginkan untuk memiliki rumah sendiri. Ini sangat kontras jika dilihat dengan tren sewa hunian yang ada di sebagian besar pasar Asia Tenggara.

Penelitian dari percarian di website Lamudi mengungkapkan bahwa sebagian besar dari pembeli dan penyewa hunian adalah pria, dengan populasi kalangan muda yang berinvestasi di pasar properti lokal.

Hasil penelitian juga menyebutkan area yang banyak diminati masyarakat Indonesia yang mencari hunian adalah area ibu kota dan kota besar, diantaranya adalah Jakarta dan diikuti dengan Surabaya, sebagai kota terbesar kedua.

 Karan Khetan, Managing Director dari Lamudi Indonesia menyebutkan, mereka  melihat permintaan yang cukup besar untuk pembelian properti melalui platform kami.

"Makin banyak masyarakat Indonesia yang berniat untuk membeli rumah dan mereka memakai bantuan Lamudi untuk menemukan properti yang paling tepat," kata Karan.

Sebagai kota dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi dan sebagai pusat perekonomian negara, budaya, dan politik, tidak mengejutkan jika masyarakat dengan usia yang relatif muda dan produktif berduyun-duyun ke kota Jakarta untuk tinggal di kota metropolitan.

Lamudi menyediakan berbagai pilihan properti kepada pelanggannya, dioperasikan dengan tingkat transparansi yang tinggi melalui foto-foto berkualitas, update listing, deskripsi yang mendetail, laporan dan peringkat untuk 100% properti di masing- masing pasar.

Diluncurkan sejak tahun 2013, Lamudi adalah online portal proeprti untuk pasar berkembang. Dengan jumlah listing yang sangat banyak dan pertumbuhan yang pesat untuk listing di seluruh dunia, Lamudi antusias untuk menjadi pemimpin pasar untuk real estate online bagi negara-negara berkembang.



May 29, 2014 at 08:41AM

Leave a Reply