Bupati Purwakarta: Keterpurukan Indonesia Bukan Semata Salah Presiden SBY
Laporan Wartawan Tribunnews.com Nurmulia Rekso Purnomo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menilai, keterpurukan ekonomi politik Indonesia kekinian tak hanya disebabkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dalam diskusi "Indonesia PascaSBY," di restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (2/3/2014), Dedi mengatakan Indonesia terdiri dari banyak pemimpin, dan sudah pasti kondisi Indonesia saat ini merupakan kontribusi dari banyak orang selain kontribusi Presiden.
"Indonesia presidennya itu Partai Demokrat, tapi pemimpin daerahnya kan macam-macam. Semua punya sumbangsih," katanya.
Ia menduga, presepsi seperti itu dikarenakan kecenderungan masyarakat mempersonalisasikan konsep kepemimpinan.
Masyarakat berharap, kata dia, permasalahan Indonesia bisa diselesaikan oleh seorang presiden. Padahal, hal itu nyaris sulit dilakukan. Kalau sang pemimpin gagal, maka yang ada adalah kekecewaan yang luar biasan.
"Kita harus meletakan masalah pada sistem. Sudah semestinya pemimpin kedepnnya memprioritaskan kesejahteraan publik, jaminan pendidikan, kesejahteraan pangan dan yang lain," ujarnya.
Pembenahan sistem, kata dia, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dalam konteks pemilu, masyarakat akan dengan mudah mempercayai pemimpinnya, dan tidak usah khawatir nasibnya akan terkatung-katung, karena semuanya sudah terjamin oleh sistem yang baik.
Sistem yang baik juga akan mengurangi potensi terjadinya praktik politik transaksional, karena kehidupan rakyat sudah dijamin oleh sistem.
March 03, 2014 at 04:46AM