Pemain Arema Yakin Bisa Bangkit dari Kekalahan

Pemain Arema Yakin Bisa Bangkit dari Kekalahan
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
AREMA TUMBANG - I Gede Sukadana (dua dari kanan), gelandang Arema Cronus berusaha menghentikan Gonzalo Marronkle (tiga dari kanan), kapten Hanoi T&T, dalam laga Grup F, AFC CUP 2014 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (11/3/2014). Arema Cronus kalah atas wakil Vietnam dengan skor 1-3. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

Laporan Wartawan Surya,M Zainuddin  

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Pemian Arema diharapkan melupakan kekalahan kemarin. Secepatnay bangkit dan kembali menghasilkan poin yang diinginkan.

Hasil paling menyakitkan dirasakan pemain Arema, Selasa (11/3/2014), Arema Cronus  dibantai Hanoi T&T 3-1.

Pelatih yakin hasil kurang memuaskan itu memiliki dampak psikologis terhadap anak asuhnya.

Hasil kurang memuaskan secara beruntun ini bisa menurunkan mental pemain. Pelatih Arema Cronus, Suharno yakin anak asuhnya kecewa terhadap kegagalan tersebut.
Bukan hanya A Bustomi dkk yang kecewa. Suharno yakin semuanya kecewa dengan hasil tersebut, terutama Aremania.

“Kami berharap anak-anak bisa cepat melupakan hasil sebelumnya,” kata Suharno kepada Surya Online (Tribunnews.com Network), Kamis (13/3/2014).

Perjalanan Singo Edan di babak penyisihan Grup F AFC Cup 2014 masih sangat panjang. Arema Cronus baru melakoni dua laga. Babak penyisihan Grup F masih menyisakan empat laga.

Laga terdekat Arema Cronus adalah menantang tim asal Maladewa, Maziya pada 19 Maret 2014 nanti.

Bagi tim pelatih, empat laga kedepan lebih penting dibandingkan memikirkan dua hasil kurang memuaskan sebelumnya.

Menurutnya, tim kebanggaan Aremania ini harus segera melupakan hasil sebelumnya.

Apalagi masa recovery Arema Cronus menjelang laga kontra Maziya hanya tersisa lima hari.

“Kalau sedihnya berlarut-larut, justru akan merugikan klub. Kekecewaan harus segera dibuang,” tambahnya.



March 13, 2014 at 01:48PM

Leave a Reply