Polisi Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Panti Asuhan Samuel
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain menyelidiki kasus dugaan penganiayaan, Penyidik Polda Metro Jaya bakal mendalami soal penyalahgunaan dana dari para donatur di Panti Asuhan Samuel.
"Hal itu (dugaan penyalahgunaan dana) nanti jadi materi pemeriksaan juga. Termasuk pula, donatur-donaturnya, bantuan selama ini dari mana saja, digunakan untuk apa saja anggaran yang ada," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Senin (3/3/2014).
Diutarakan Rikwanto, penyidik sudah memeriksa dua orang donatur dan mereka merasa kecewa dengan jumlah uang yang diberikan, namun dalam praktiknya prihatin sekali melihat pengurusan anak-anak di panti.
"Nanti pemeriksaan ke donatur akan berkembang. Mana yang donatur insidentil dan ada juga yang rutin. Donatur sementara ada dua yang ikut melaporkan," kata Rikwanto.
Rikwanto menambahkan semua dugaan, perkiraan asumsi yang mendekati kenyataan akan dikonfirmasikan ke terlapor dalam pemeriksaan nanti.
Beberapa hal yang akan dikonfirmasikan yakni yang berkaitan dengan apa saja bantuan yang diberikan donatur, bantuan digunakan untuk apa dan seperti apa.
"Nanti akan terungkap, dikaitkan ke berbagai pihak, dikonfirmasikan kembali dengan fisik yang ada," ucapnya.
Sebelumnya, tujuh penghuni Panti Asuhan Samuel kabur. Mereka mengaku mengalami penyiksaan oleh pasangan suami istri pemilik panti asuhan. Salah satu penghuni yang kabur, H (20), mengatakan, dia sempat diseret, dipukul memakai sepatu, dan digigit.
March 03, 2014 at 08:16AM