Tendensius, Survei Sebut Integritas Moral Prabowo dan Ical Rendah

Tendensius, Survei Sebut Integritas Moral Prabowo dan Ical Rendah
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara menilai, hasil survei dari lembaga survei Indo Barometer dan Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia yang menyebut bahwa tingkat integritas moral Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie sangat rendah tidak masuk akal. Bahkan menurutnya sangat tendensius.

"Hasil survei yang menyatakan bahwa bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki integritas moral yang relatif rendah, terlalu tendensius dan tidak merepresentasikan suara publik secara umum," kata Igor dalam keterangannya, Kamis (13/3/2014).

Igor menuturkan, survei yang dilakukan oleh kedua lembaga tersebut hanya memakai teknik scoring dari metode yang bersifat kualitatif. Menurutnya, biasanya ini dilakukan dengan cara Depht Interview (wawancara mendalam) atau Focus Group Discussion (FGD).

"Subyektivitasnya cukup tinggi, terutama pada aspek pelibatan responden yang dipilih," jelasnya.

Lebih jauh Igor mengatakan, dalam metode kualitatif tersebut pendapat antara satu responden cenderung bisa mempengaruhi pendapat responden yang lain. Maka, responden yang anti-Prabowo sudah pasti akan memberi nilai yang buruk. Begitu juga sebaliknya terhadap yang lain.

"Analoginya seperti seorang Guru yang bertanya kepada muridnya di kelas. Sang Guru pun yang memberi angka kepada anak muridnya atas jawaban yang diberikan, misalnya mulai dari angka sangat bagus (90-100), bagus (70-80), cukup (60), kurang bagus (50), tidak bagus (0-40)," ujarnya.

Sebelumnya, lembaga survei Indo Barometer yang bekerjasama dengan Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia merilis bahwa bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto dan bakal calon presiden dari Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical dinilai memiliki integritas moral yang relatif rendah.

Survei itu mengukur kapasitas bakal calon presiden berdasarkan 10 aspek berbeda dengan skala penilaian 1 sampai 10. Hasilnya, untuk aspek integritas moral, Prabowo hanya mendapatkan skor 6,69. Nilai tersebut paling kecil dibanding kesembilan aspek lainnya. Aspek lain yang diperoleh Prabowo secara berurut diantaranya, yakni keterampilan politik (7,21), penampilan (7,16), komunikasi politik (7,15), kepemimpinan (7,15), visioner (7,03), empati sosial (6,92), stabilitas emosi (6,86) dan integritas moral (6,69).

Hal yang sama terjadi pada Ical. Dia hanya mendapatkan skor 6,00 untuk apek integritas moral, paling kecil dibanding aspek lainnya. Penilaian yang didapatkan Ical secara berurut, yakni keterampilan politik (6,58), penampilan (6,56), komunikasi politik (6,51), ketegasan, kepemimpinan, dan intelektualitas (6,47), stabilitas emosi (6,45), visioner (6,29), dan empati sosial (6,04).



March 13, 2014 at 04:19PM

Leave a Reply