Selama Buron, Taufik Marbun Aktif sebagai Pelatih Taekwondo

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Taufik Hidayat alias Taufik Marbun, DPO pembunuhan berencana terhadap Ayung, Bos PT Sanex Steel Indonesia berhasil dibekuk di depan kantor Golkar Jl Pegangsaan Barat, Jakpus.

"Pelaku (Taufik Marbun) ini merupakan seorang pelatih taekwondo aktif," ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, Rabu (12/3/2014).

Menurut hasil pemeriksaan sementara terhadap Taufik, ia mengaku selama buron beberapa tahun, Taufik masih berada di Jakarta dan masih aktif sebagai pelatih taekwondo.

Mengenai peranan Taufik dalam kasus pembunuhan, dijelaskan Herry Taufik berperan memesan kamar di hotel Swiss Bell untuk mengeksekusi Ayung bersama dengan tersangka Sammy Kei atas permintaan dari John Kei.

Selain menangkap Taufik pada Selasa (11/3/2014) , polisi juga menyita barang bukti yakni CCTV di lift hotel tersebut. "Saat ini Taufik masih dalam pemeriksaan," kata Herry.

Untuk diketahui, Ayung tewas dengan 32 luka tusuk di bagian leher, perut, dan pinggang, pada Selasa 27 Januari 2012 silam. Tak lama setelah kejadian, tiga orang bernama Tuce Kei, Ancola Kei, dan Candra Kei menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.

Dari keterangan mereka, polisi kembali membekuk dua tersangka lagi, yaitu Dani Res dan Kupra. Lalu, polisi membekuk Jhon Kei di kamar 501 Hotel C'One. Yang diduga sebagai aktor pembunuhan.

Terakhir dua DPO lainnya yakni Sammy Kei dan Taufik Marbun yang berperan memesan kamar hotel untuk mengeksekusi Ayung berhasil diringkus. Sehingga saat ini seluruh pelaku sudah berhasil dibekuk dan tidak ada lagi yang DPO.



March 12, 2014 at 08:48AM

Leave a Reply