JK: Boleh Beda Pendapat, Tapi Jangan Ada Pemecatan

JK: Boleh Beda Pendapat, Tapi Jangan Ada Pemecatan
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono di dampingi Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Yorrys Raweyai menenangkan massa yang bentrok di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (25/11/2014). Agung meminta nama besar Golkar tetap dijaga dan tidak ada yang terpancing dengan provokasi dari kelompok tertentu. WARTA KOTA/HENRY LAPULALAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Golkar, Jusuf Kalla menilai upaya pemecatan pengurus Partai Golkar tidak elok hanya karena memiliki perbedaan pendapat dengan pengurus lain.

"Kalau berbeda pendapat janganlah ada pecat-pecatan," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2014) sore.

Wakil Presiden RI ini memberi saran kepada kedua kubu, sebaiknya mengedepankan pemecahan solusi dengan kepala dingin.

"Tapi tetap kami harapkan bahwa ada jalan tengah yang baik, tapi betul-betul demokratis, tidak boleh ada intervensi, intimidasi," kata JK.

JK juga berharap konflik di internal partai berlambang pohon beringin ini tidak berlarut-larut, dan akhirnya pecah. Ia berharap para pengurus bisa mempertahankan kesatuan partai Golkar.

"Namun Golkar harus tetap bersatu, karea kalau Golkar pecah, tentu membahayakan situasi perpolitikan kita di dalam negeri, kita harapkan Golkar tetap satu, tapi saling mengkomodasi kedua belah pihak," kata JK.



November 26, 2014 at 06:59PM

Leave a Reply