Ditikam, Pelaut Tewas di Depan Istri

Ditikam, Pelaut Tewas di Depan Istri
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNES.COM, JAKARTA - Kasus narkoba diduga menjadi alasan yang menelan korban jiwa.

Peristiwa itu terjadi di Kampung boncos, kampung kumuh yang identik dengan bisnis narkotika jenis putaw di wilayah Palmerah, Jakarta Barat.

Seorang pelaut diketahui tewas usai diserang sejumlah orang yang diduga merupakan kartel narkotika.

Korban diketahui bernama Troy Ambrose. Pria asal Parengkuan, Manado, Sulawesi Utara itu diketahui tewas usai diserang oleh sebanyak tiga orang pria tidak dikenal saat berjalan kaki di Jalan Kiapang, RT 06/03, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (3/4) dini hari.

Troy sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pelni itu pun akhirnya meregang nyawa dengan luka empat tusukan pada bagian punggung, dada dan tangan kiri. Troy pun akhirnya tewas didepan mata Tanti (33) sang istri sekira pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Khoiri mengungkapkan, peristiwa penganiayaan hingga berujung kematian itu bermula saat korban bernama Bambang Supriyadi sedang berjalan di lokasi hendak pulang ke rumah.

"Korban tewas di rumah sakit, kami masih belum bisa memastikan motif dari pelaku, Dua orang saksi kunci termasuk istri korban masih diperiksa anggota," katanya.

Penulis: Dwi Rizki

Selengkapnya ikuti di Warta Kota edisi cetak, Sabtu (4/4/2015).



April 04, 2015 at 12:47AM

Leave a Reply