Neymar Akan Diperiksa Sebagai Saksi dalam Kasus Penggelapan Pajak

Neymar Akan Diperiksa Sebagai Saksi dalam Kasus Penggelapan Pajak
AFP PHOTO / JOSEP LAGO
Selebrasi bintang Barcelona, Neymar, seusai membobol gawang Levante, pada lanjutan Primera Division, Minggu (15/2/2015). 

TRIBUNNEWS.COM - Bintang Brasil Neymar akan dipanggil sebagai saksi bagi tujuh orang lainnya yang tengah diselidiki atas dugaan penggelapan pajak oleh Barcelona terkait transfer dirinya ke Camp Nou.

Stasiun radio Cadena Ser mengumumkan pada Jumat (3/4/2015) bahwa "berdasarkan sumber yang legal, jaksa akan menanyakan kepadanya sebagai saksi seputar penggelapan pajak yang dilakukan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu, klub dan mantan Presiden (Sandro) Rosell".

Dari sumber yang sama pula, pengadilan Madrid menyepakati kasus finansial yang kompleks akan menerima permintaan tersebut.

Cadena Ser menambahkan bahwa permintaan kesaksian Neymar itu sebelum pengadilan memutuskan berdasarkan fakta bahwa ia telah menandatangani sembilan dari 13 kontrak yang tengah diselidiki.

Klub Catalan dan mantan presiden serta pimpinannya pada saat ini dituduh telah menyembunyikan biaya transfer yang sebenarnya untuk mendatangkan bintang Brasil yang kini berusia 23 tahun itu ke Barcelona dari Santos pada 2013.

Jaksa mengatakan bahwa biaya transfer Neymar itu "tidak kurang dari 83.371.000 euro" (61,19 juta pound atau 90,7 juta dollar AS) dan bukan 57 juta euro sebagaimana dilaporkan Barcelona.

Pengadilan akan dilaksanakan pada musim semi dan hanya berlangsung selama satu minggu, Cadena Ser menambahkan.

Halaman12


April 04, 2015 at 02:21AM

Leave a Reply