Merpati Dihidupkan Kembali, Citilink Bisa Tergerus

Merpati Dihidupkan Kembali, Citilink Bisa Tergerus
Tribunnews/Herudin
Pegawai PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (12/8/2014). Dalam aksi tersebut mereka menuntut pembayaran gaji yang belum dibayarkan selama delapan bulan serta uang Tunjangan Hari Raya (THR). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengungkapkan nasib PT Merpati Nusantara Airline (Merpati) sudah di ujung tanduk. Namun jika Merpati dihidupkan kembali, akan berpotensi mengganggu pasar anak usaha PT Garuda Indonesia, Citilink Indonesia.

"Kita hidupkan Merpati akan menggerus Citilink," ujar Rini di kantor Kementerian BUMN, Senin (1/12/2014).

Jika Merpati dihidupkan kembali, maka maskapai yang biasa melayani sejumlah rute perintis tersebut tidak akan bertahan lama. Pasalnya, utang Merpati yang begitu besar, membuat penyelamatan yang harus dilakukan sangat berat. Kendati demikian, Rini sama sekali belum mengambil keputusan soal masa depan Merpati.

Rencananya Kementerian BUMN akan menggelar rapat dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, dan Menko Perekonomian Sofyan Djalil.

"Sangat sulit beroperasi kembali. Mengingat sektor penerbangan ini sangat kompetitif, kompetisi berat," ucap Rini.



December 01, 2014 at 07:15PM

Leave a Reply