Ratusan Aplikasi “Made In Indonesia” Siap Diluncurkan Pasca Event Indigo BestAppsID
Jakarta, – Penutupan event BestAppsID yang digelar oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berlangsung meriah dan penuh antusias dimulai dari proses penjurian, pidato penutupan dari Plt Direktur Utama Telkom Indra Utoyo, pembagian sejumlah doorprize dan pengumuman pemenang. Lantunan lagu “Padamu Negeri” dan semburan kertas dari convetti menandai telah ditutupnya ajang adu kreatifitas para talenta muda berbakat Indonesia yang diselenggarakan pada 29-30 November 2014 tersebut. Bisa dibayangkan betapa meriahnya gedung Sasana Budaya Ganesha ITB Bandung dipenuhi sekitar 1000 orang yang terdiri dari partisipan, panitia dan para tamu undangan.
Sejak Sabtu pagi hingga Minggu sore, sebanyak 701 partisipan dan lebih dr 200 tim dari sekitar 1200 calon peserta yang mendaftar secara online melalui website BestAppsID, telah mengikuti rundown acara dengan penuh semangat. Jumlah ini hampir sama dengan jumlah peserta London hackathon yang sudah bertaraf dunia. Event dimulai dari registrasi dilanjutkan dengan acara pembukaan yang di hadiri oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil dengan menekan tombol digital sebagai tanda dimulainya “coding 24 jam full nonstop”. Ridwan Kamil juga mempresentasikan “Bandung Smart City” dan menyampaikan harapannya kepada para developer agar turut serta mensukseskan program tersebut.
Dalam pidatonya Indra Utoyo menyampaikan, berdasarkan Global Competitive Index tahun 2014, Indonesia masih agak tertinggal di urutan ke 84 dibandingkan negara tetangga Singapura (7), Malaysia (33), Thailand (48), dan Vietnam (71). Telkom yang memiliki misi sebagai King of Digital, selalu berusaha untuk membentuk Digital Creative Society dan mendukung Indonesia Creative Economic Vision 2024 dengan cara menyediakan Vertical Industry Solution dan membangun Digital Creative Ecosystem dan Partnership serta kolaborasi dalam Digital Business.
Beragam hal unik dan menarik terjadi sepanjang penyelenggaran tersebut, mulai dari penampilan performance grup band lokal dan grup band Vierra. Yang tidak kalah seru adalah proses penjurian. Peserta dinilai lebih dahulu oleh juri lapangan dengan cara mempresentasikan aplikasinya dalam salah satu dari 5 kategori yaitu personal solution, business solution, commerce, social media dan game content. Setelah itu juri utama yang akan memilih 25 team terbaik. Juri utama yang terdiri dari Indra Utoyo (Plt Direktur Utama Telkom), Rizkan Candra (Direktur Network IT & Solution Telkom), I Gusti Manik (Rockliffe), Calvin Kizana (MIKTI) dan Ivan Permana ( VP Technology & System Telkomsel), berdebat cukup sengit karena aplikasi-aplikasi yang dihasilkan peserta diakui banyak sekali yang bagus.
Pengumuman pemenang disampaikan langsung oleh Rizkan Candra yang terdiri dari kategori Platinum sebanyak 10 tim dengan hadiah 10 juta rupiah dan kategori Gold sebanyak 15 tim dengan hadiah sebesar 5 juta rupiah. Selain itu untuk peringkat 25 sampai 75 disediakan hadiah hiburan. Pemenang dengan kategori Platinum dan Gold akan mendapatkan pendampingan selama sebulan di Bandung Digital Valley (BDV) untuk menyempurnakan aplikasi mereka. Tiga tim akan dipilih kembali sebagai pemenang, dimana pemenang ketiga akan mendapatkan kembali hadiah sebesar 30 juta, pemenang kedua 45 juta dan pemenang utama berhak atas uang 60 juta dan trip ke Silicon Valley. Aplikasi-aplikasi yang dibuat dalam ajang ini juga akan mendapatkan kesempatan untuk publikasi dan komersialisasi di marketplace BestAppsID.
Kesuksesan ajang kompetisi hackathon BestAppsID dengan tema “Code for Folks” ini diharapkan bisa mendorong para pelaku industri kreatif lokal untuk bisa berkreasi dan menjadi startup company agar bisa menghasilkan aplikasi-aplikasi terbaik baik dalam model web maupun mobile apps. Dan pada akhirnya membentuk digital society yang maju dan turut memajukan industri kreatif di Indonesia. Harapan dari para peserta dan penyelenggara adalah event seperti BestAppsID ini akan terus terselenggara kembali untuk tahun-tahun mendatang.
December 02, 2014 at 08:26PM