Ahok: Kadang-kadang Memang Menyedihkan

Ahok: Kadang-kadang Memang Menyedihkan
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

 Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti)dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penandatanganan kesepakatan tentang Penerapan dan Pengembangan Agribisnis Peternakan Sapi Terpadu berlangsung di peternakan PT Karya Anugrah Rumpin (KAR) Jalan Raya Cibodas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/3/2015).

Dikatakan Ahok, penandatanganan tersebut sebagai payung hukum agar dikemudian hari dirinya tidak berurusan dengan penegak hukum.

"Kita lakukan seperti ini, tanda tangan ini tentu payung hukum. Saya tidak mau habis selesai, pensiun, pulang ke rumah di Belitung dipanggil Bareskrim, KPK, repot saya," ungkap pria yang akrab disapa Ahok dalam sambutannya.

Dikatakan dia, MoU yang ditandatanganinya dengan Menteri Ristek dan Dikti tersebut sebagai dasar hukum untuk membuat sebuah terobosan dalam memenuhi daging sapi nasional.

"Kadang-kadang memang menyedihkan, ide-ide kita yang lebih duluan, regulasinya belum sampai. Kita mau paksakan ada yang menakut-nakuti lagi. Begitu ada yang menakut-nakuti sudah tertulis di notulen, begitu kita lakukan kena kita," ungkapnya.

MoU yang ditandatangani Ahok dengan Menristek dan Dikti M Nasir dalam rangka menunjang swasembada daging sapi. LIPI sebelumnya telah melakukan penelitian bersama dengan PT Karya Anugerah Rumpin (KAR) terkait perbaikan genetik sapi dan penyebarannya.

Halaman12


March 28, 2015 at 06:20AM

Leave a Reply