Politikus PDIP Jatim Tawarkan Diri Dampingi Ahok Jadi Wagub
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyambangi kantor Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Senin (3/11/2014) pagi.
Kedatangan politikus asal Jawa Timur itu dalam rangka menawarkan diri untuk menjadi pendamping Ahok sebagai wakil gubernur DKI Jakarta yang kini kosong pascaditinggalkan Joko Widodo.
Sebelumnya, para politisi senior dan pelaku sejarah PDI Perjuangan Jawa Timur datang ke Balai Kota DKI Jakarta untuk sekadar bersilaturahmi.
Namun, ternyata dalam pertemuan tersebut diserahkan curriculum vitae (CV) dalam rangka melamar menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"Mereka pada mau ngelamar, mau jadi Wagub (Wakil Gubernur) DKI," ungkap Ahok, Senin (3/11/2014).
Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta Fatahillah mengungkapkan orang yang menawarkan diri untuk mendampingi Ahok bernama M Zufli Azwan yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Sekertaris DPC PDIP Surabaya periode 1996-2000.
"Yang menawarkan menjadi Wagub itu namanya Zulfli Azwan beliau semacam 'orang dalam' PDI-P Jawa Timur," ucapnya.
Mantan Bupati Belitung Timur tersebut menerima kedatangan Zulfli dengan terbuka. "Memang Pak Gubernur (Basuki) orangnya terbuka dan kooperatif dengan siapa saja," ujarnya.
Zufli merupakan Koordinator Pejuang dan Pelaku Sejarah PDIP Surabaya Jatim atau Tim Aksi 96'. Aktivis Tim 96 merupakan sejumlah kader dan pelaku pengambilalihan Kantor DPD PDIP Pro-Soerjadi pada tahun 1997.
November 03, 2014 at 12:48PM