Basarnas Enggan Berspekulasi Terkait Temukan Gumpalan Asap di Pulau Long

Basarnas Enggan Berspekulasi Terkait Temuan Gumpalan Asap di Pulau Long
AFP/BIMA SAKTI
Sebuah pesawat AirAsia berada di Bandara Soekarno - Hatta Tangerang, Minggu (28/12/2014). Pesawat AirAsia Airbus dengan 162 orang di dalamnya hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura tidak lama setelah tinggal landas pada pukul 05.20 WIB. Posisi terakhir pesawat saat hilang kontak berada di antara Tanjung Pandan (Pulau Belitung) dan Pontianak (Kalimantan Barat). AFP PHOTO / Bima SAKTI 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG TIMUR – Tim Basarnas mengaku mendapat laporan adanya gumpalan asap di perairan Belitung. Gumpalan tersebut berada di suatu titik koordinat antara pulau kalimantan dan Belitung

"Kemajuan hari ini adanya laporan mengenai gumpalan asap di suatu koordinat," ujar kepala Seksi Operasi Basarnas Bangka Belitung Andriandi di Posko Sar Terpadu Belitung, Senin (29/12/2014).

Namun Andriandi emoh mengungkap rinci titik koordinat yang dimaksud. Basarnas akan mengungkap rinci koordinat tersebut setelah menkroscek ke lokasi kejadian. "Nanti setelah kami cek, kami tidak mau kejadian seperti Pulau Nangka," katanya.

Sebelumnya tim Basarnas pada hari ini telah mengecek keberadaan informasi adanya tumpahan minyak di tiga pulau. Yakni Pulau Nangka, Cerutu, Pesemut. Hanya saja setelah di cek ternyata gumpalan minyak yang dimaksud hanyalah bongkahan karang.



December 30, 2014 at 12:15AM

Leave a Reply