Gumpalan yang Diduga Minyak Ternyata Gugusan Karang

Gumpalan yang Diduga Minyak Ternyata Gugusan Karang
Bangka Pos/Resha Juhari
Anggota Basarnas Bangka Belitung (Babel) meneropong ke arah perairan Belitung Timur di atas Rescue Boat 201 Basarnas, Senin (29/12/2014). Pencarian pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang dimulai dari pulau terdekat dari Manggar yaitu Pulau Tepi dan Pulau Lung yang jaraknya sekitar 56 mil. BANGKA POS/RESHA JUHARI 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, BELITING TIMUR – Tim Basarnas pada hari ini, senin (28/12/2014) telah melakukan penyisiran di tiga pulau yang diinformasikan terdapat tanda-tanda keberadaan pesawat AirAsia. Tanda tersebut, lantaran terdapat  tanda ceceran minyak.

"Kami telah melakukan penyisiran di tiga lokasi, yaitu Pulau Nangka, Cerutu, dan Pesemut, hanya saja nihil, tidak ada tanda-tanda tumpahan minyak seperti yang dilaporkan," ujar  kepala seksi operasi Bangka Belitung, Andriandi, di Posko Sar Terpadu, Belitung Timur, Senin (29/12/2014).

Dalam penyisiran tersebut, menurut Andri, hanya terdapat bongkahan karang. Menurut Andri, gugusan karang tersebut memang mirip ceceran minyak.

"Mirip gumpalan minyak, namun ternyaa hanya karang. Di Pulau pesemut yang menkroscek tim SAR Pontianak," ujarnya.

Sebelumnya tim SAR Bangka Belitung bersama Bupati Belitung Timur Basuri Tjahaja Purnama melakukan penyisiran di pulau Nangka, pada hari ini, Senin (29/12/2014). Tim yang berangkat pagi tersebut, baru pulang pada pukul 21.00 WIB.



December 30, 2014 at 12:12AM

Leave a Reply