Bocah Delapan Tahun Kena Tembak Senapan Angin
Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi
TRIBUNNEWS.COM, BANTUL – M Nurur Rafiq, bocah berusia delapan tahun warga RT 10 Krapyak Kulon, Panggungharjo, Sewon, Bantul harus dirawat di rumah sakit akibat pipi kirinya tertembus peluru senapan angin di dekat rumahnya. Pelaku penembakan diduga seorang pria paruh baya yang merupakan tetangganya sendiri.
Peristiwa tertembaknya Rafiq terjadi pada Sabtu malam (4/4/2015). Meski begitu Rafiq baru dibawa ke rumah sakit pagi harinya, Minggu (5/4/2015).
Hal tersebut diungkapkan ayah Rafiq, Mustarohim Senin (6/4/2015). Mustarohim mengaku awalnya tidak menduga anaknya tertembak peluru. Ia hanya mengira Rafiq hanya terluka akibat terjatuh. “Pagi harinya setelah ada tetangga yang bilang Rafiq tertembak, baru saya bawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Saksi mata, Ariyanto mengaku menemukan korban sudah berdarah di gang samping rumahnya. Baik Mustarohim maupun Ariyanto mengaku tidak tahu pasti kejadian yang menimpa Rafiq.
Rafiq sendiri menurut ayahnya baru mendapat operasi pengangkatan proyektil yang masih bersarang di pipinya pada Senin siang (6/4/2015).
Mengenai pelaku penembakan terhadap Rafiq, Mustarohim menjelaskan pelaku adalah seorang bapak berinisial A, berusia sekita 50 tahun yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. “Pelaku sudah minta maaf, tapi baru hari Minggu mengaku ke rumah sakit,” terangnya.
Mustarohim mengaku meski terbuka untuk menyelesaikan kasus secara kekeluargaan, meski begitu ia tetap ingin jalur hukum tetap dilalui.
“Pelaku sudah datang memberi uang untuk membantu tapi saya belum terima, saya tetap minta ada jalur hukum, Saya takut ada korban lain nantinya,” jelasnya.
Paman korban, Joko Susilo mengaku sudah melaporkan kasus ini ke kepolisian, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian. (tribunjogja.com)
April 07, 2015 at 05:26AM