'Makam Nong Isa Jangan Coba Disentuh, Kecuali Mau Batam Berdarah'
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Gerakan Mahasiswa Melayu (GMM) Kepri menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor BP Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (5/3/2015) pagi.
Kedatangan puluhan aktivis mahasiswa tersebut berkenaan dengan masalah kampung tua yang tak kunjung selesai.
"Pak Mustofa, selesaikan sertifikasi kampung tua," teriak mahasiswa berorasi saat itu.
Pergerakan mahasiswa tersebut didorong masalah 33 titik kampung tua yang sampai saat ini tak kunjung dikeluarkan sertifikatnya. Belum lagi santernya informasi yang menyebutkan dugaan makam bersejarah Nong Isa telah dialokasikan untuk pembangunan proyek oleh BP Batam.
"Makam Nong Isa itu jangan coba disentuh, kecuali kalau mau Batam berdarah. Itu situs sejarah," ucap mereka lagi.
Koordinator GMM, Muhammad Nur mengatakan kedatangan mereka adalah puncak kekesalan atas sikap pemerintah yang menunda-nunda sertifikasi lahan kampung tua.
March 05, 2015 at 07:39PM