Motor Hasil Begal Banyak Mengalir ke Karawang

Motor Hasil Begal Banyak Mengalir ke Karawang
Begal Motor
Aksi geram warga yang mengeroyok pelaku begal motor kembali terjadi, Minggu (1/3/2015) pukul 07.40 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM, KARAWANG - Pihak kepolisian terus mengintensifkan pengamanan di berbagai wilayah untuk meminimalisir tindakan pencurian dan pembegalan kendaraan bermotor. Selain itu, upaya yang dilakukan adalah selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari sektor lain.

Seperti yang dilakukan oleh Polresta Bekasi Kota dan Polresta Bekasi Kabupaten. Dua polres ini berkoordinasi dengan Polres Karawang untuk menumpas tindakan pembegalan.

Sebab berdasarkan informasi yang diterima Warta Kota, barang hasil pencurian yang terjadi di wilayah Bekasi, mayoritas akan diterima oleh para penadah di daerah Karawang, Jawa Barat.

Untuk setiap unitnya, biasanya motor hasil curian akan dijual berkisar Rp 1-2 juta tergantung kondisi motornya. Murahnya, harga motor tersebut, lantaran tidak disertai surat kepemilikan kendaraan yang sah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kabupaten, Komisaris Wirdhanto Hadicaksono membenarkan hal itu. "Kemungkinan sindikat penadah ada di daerah Karawang. Karena selama ini pelaku curanmor dan begal menjual hasil kejahatan di Karawang," ujar Wirdhanto pada Senin (2/3/2015) petang.

Wirdhanto menjelaskan, biasanya para penadah telah bekerjasama dengan kelompok pelaku begal atau pencuri. Sehingga proses transaksi barang hasil curian akan teroganisir dengan baik. Oleh karenanya, Wirdhanto mengklaim telah berkoordinasi dengan Polres Karawang guna mengusut keberadaan para pendadah hasil pencurian kendaraan.

"Bila dari hasil pengungkapan kasus dan kami mendapat informasi bahwa ada penadah di sana, kami akan langsung tangkap mereka. Tentunya hal ini telah berkoordinasi dengan Polres Karawang," kata Wirdhanto.

Halaman12


March 02, 2015 at 10:13PM

Leave a Reply