Pendaki Terbenam Longsor Salju 40 Tahun Ditemukan
TRIBUNNEWS.COM, NEW ZEALAND - Tubuh seorang pemuda pendaki gunung 40 tahun silam ditemukan di kaki Tasman Gletser, New Zealand. Tasman Gletser merupakan gletser terbesar yang mengalir ke selatan dan timur menuju Mackenzie Basin dari pegunungan Alpen sebelah selatan.
Polisi setempat meyakini sia tubuh pendaki yang terjaga baik dan ditemukan akhir Januari 2015 itu, teridentifikasi sebagai pemuda South Island yang meninggal karena longsor salju, tak jauh dari puncak gletser pada 16 Septemeber 1973.
Tak lama setelah kejadian tersebut, temannya sesama pendaki yang lebih tua umurnya langsung ditemukan. Kedua pendaki diduga terkena longsoran salju ketika berjalan di bawah tebing es.
"Sepertinya itu tubuh si pemuda, yang terkubur longsor salju. Sampai kemudian tubuhnya terbenam gletser yang belakangan terbuka," ujar polisi senior Brent Swanson dari Lake Tekapo seperti dilansir The Guardian, Senin (2/3/2015).
Namun kepastian tubuh tersebut milik pemuda pendaki South Island masih menunggu hasil pemeriksaan DNA.
Pemandu independen Gaving Lang merupakan satu dari dua pendaki yang mencari sisa-sisa tubuh korban di dekat pondok tua di Malte Brun.
"Pertama aku melihat sepotong kain melekat pada patok kemah tua. Tidak jauh dari situ ada sarung tangan kulit, lebih besar, kaus kaki wol panjang dan beberapa potongan jaket atau celana," kata Lang.
Lang lalu memfotonya dan merekam koordinat lokasi untuk diberikan kepada polisi. Saat tiba di rumah, dari mesin pencari foto memperlihatkan sepatu bot dan bahannya yang serupa seperti digunakan para pendaki awal tahun 70 an.
"Cukup mengagumkan untuk menyadari bahwa ia telah sampai di sana lebih dari 40 tahun lalu. Itu perjalanan luar biasa," ungkapnya. Untuk menuju ke sana jelas membutuhkan waktu panjang.
March 03, 2015 at 07:56PM