Tak Mau Indonesia Jadi Ladang Teroris, BNPT Kembangkan Sistem Pencegahan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tidak mau Indonesia dijadikan ladang untuk teroris melancarkan aksinya. Untuk itu, mereka pun kini fokus mengembangkan sistem dan penanggulangan terorisme guna mewujudkan perdamaian dan keamanan di Indonesia.
“Program BNPT ini ditujukan untuk mendukung arah kebijakan nasional bidang politik hukum dan keamanan untuk mewujudkan stabilitas nasional yang mendukung pemantapan demokrasi, termasuk bentuk terorisme lokal dan internasional,” ujar Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Selasa (3/3/2015).
Menurut Agus, aksi terorisme lokal dan internasional ini membuat BNPT terus mengembangkan sistem dan metode penanggulangan terorisme secara efektif dalam program yang memadukan pencegahan, penindakan, serta pengembangan kerjasama internasional.
“Ini tantangan bagi BNPT, terutama menghadapi kelompok-kelompok radikal teroris yang memanfaatkan kondisi dalam negeri seperti kemiskinan, pendidikan yang belum merata, politik yang belum stabil, serta kebebasan berbicara dan informasi. Kelompok itulah yang menjadi fokus BNPT dalam penanggulangan teroris di Indonesia dalam lima tahun
ke depan,” ujarnya.
Untuk itulah, lanjut Agus, program BNPT menekankan pada pemberian penguatan ketahanan masyarakat, deradikalisasi, dan mencegah dan mengurangi perekrutan anggota baru teroris di kalangan remaja, maka itu diperlukan sinergitas berbagai pihak dan lembaga.
“Terorisme adalah kejahatan luar biasa sehingga dituntut adanya sinergitas antar lembaga. BNPT yang punya kewenangan melakukan fungsi koordinasi juga bekerja keras mewujudkan sinergi agar program itu bisa berjalan dengan baik dan benar sehingga tujuan akhir menciptakan kedamaian di bumi Pertiwi, bisa terwujud," papar Agus.
Lebih jauh Agus menjelaskan aksi teror yang nyata adalah bom rakitan yang menimbulkan ledakan di mal ITC Depok pada akhir Februari lalu. Meski hanya letupan, bom rakitan yang dihubungkan dengan cairan kimia itu bisa berefek fatal karena mengeluarkan zat klorin yang beracun. Fakta itu membuat BNPT berupaya keras mencegah kejadian seperti itu terulang karena masyarakat perlu kedamaian.
“Kami terus kembangkan sistem penanggulangan terorisme agar masyarakat tak terusik karena aksi teror semacam ini. Kami tak mau Indonesia jadi ladang terorisme,” kata Agus.
March 03, 2015 at 07:12PM