Depok Terancam Gagal Raih Adipura, Wakil Walikota Pasrah
TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Kota Depok kembali terancam gagal meraih penghargaan Adipura tahun 2015 ini seperti tahun sebelumnya.
Sebab permasalahan sampah di Kota Depok belum juga dapat teratasi, sekalipun retribusi sampah untuk pemukiman sudah dihapus sejak 2015.
Hal ini terbukti dimana dalam penilaian pertama (P1) oleh panitia ekoregion Jawa Barat untuk Adipura, pencemaran sampah di Depok terjadi hingga mencapai 85 persen wilayah di Depok.
Sehingga Depok berada di peringkat 13 dari 25 kota dan kabupaten yang dinilai dalam peraih kandidat Adipura. Selain itu, panitia ekoregion Jawa Barat juga menilai pencemaran udara di Kota Depok mencapai 10 persen, sementara pencemaran air hingga 5 persen.
Atas hal ini, Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad mengaku pasrah jika Kota Depok kembali gagal meraih Adipura tahun ini.
Menurutnya pecemaran sampah yang masih tinggi di Kota Depok merupakan akibat dari belum maksimalnya pembangunan fasilitas pembuangan sampah terutama tempat pembuangan akhir.
"Memang kekurangan kami adalah fasilitas pembuangan akhir sampah. TPA Cipayung yang menjadi pembuangan akhir sampah warga Depok selama ini, sudah hampir overload. Sebenarnya penanganan masalah sampah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemkot Depok saja," kata Idris di Balai Kota Depok Rabu (25/2/2015).
February 25, 2015 at 06:45PM