Sebelum Dibunuh, Jaksa Argentina Siapkan Surat Penangkapan Presiden
TRIBUNNEWS.COM - Sebelum terbunuh secara misterius, Jaksa Argentina, Alberto Nisman, sedang menyiapkan surat penangkapan untuk Presiden Cristina Fernandez de Kirchner.
Kepala tim penyelidik, Viviana Fein mengatakan, rancangan surat penangkapan itu ditemukan di tempat sampah di kompleks apartemen Nisman.
Keberadaan surat penangkapan itu sudah disebut sejumlah media sebelumnya, dan pemerintah menyebutnya "sampah." Seorang pejabat bahkan secara demonstratif merobek-robek selembar surat kabar yang memuat pemberitaan itu.
Nisman ditemukan tewas di apartemennya di Buenos Aires bulan lalu, dengan sebutir peluru bersarang pada kepalanya. Penyelidik belum mengambil kesimpulan apakah ia bunuh diri atau dibunuh.
Presiden Fernandez sempat menyatakan, kematian Nisman sebagai peristiwa bunuh diri. Namun dalam pidato televisi pekan lalu, presiden menyatakan suatu komplotan di dinas inteljen Argentina telah memanipulasi Nisman dan memasok informasi palsu kepadanya.
Ia mengumumkan niat untuk membubarkan lembaga inteljen Argentina, Sekretariat Intelejen dan meminta dilangsungkannya sidang khusus Kongres untuk membahas perundangan yang diperlukan untuk itu.
February 04, 2015 at 11:41AM